Tangerang,- Bupati Tangerang Maesyal Rasyid memulai groundbreaking lanjutan rekonstruksi Jalan Gardu–Tanah Merah Segmen 5 Desa Sarakan, Kecamatan Sepatan, Rabu (29/7/2026).
Proyek senilai Rp29,9 miliar itu menjadi bagian dari upaya Pemkab Tangerang memperbaiki salah satu ruas jalan strategis yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat.
Maesyal mengatakan, ruas Jalan Gardu–Tanah Merah memiliki panjang total 8,41 kilometer. Dari jumlah tersebut, sepanjang 4,25 kilometer mengalami kerusakan berat. Pada tahap ini, pemerintah akan merekonstruksi jalan sepanjang 2,63 kilometer yang terbagi ke dalam lima segmen pekerjaan.
“Tahun ini kita tangani 2,63 kilometer, sedangkan sisanya sekitar 1,6 kilometer akan kita lanjutkan pada tahun 2027,” kata Maesyal.
Dia menjelaskan, proyek rekonstruksi tersebut ditargetkan rampung dalam waktu 150 hari kalender. Pekerjaan dimulai pada 27 Juli 2026 dan dijadwalkan selesai pada 23 Desember 2026.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah. Sehingga dapat memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat. Serta memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi pengguna jalan.
Meski demikian, dia mengakui proses pengerjaan akan berdampak pada arus lalu lintas di sekitar lokasi proyek. Karena itu, Pemkab Tangerang menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas potensi kemacetan yang akan terjadi selama masa konstruksi.
“Kami memohon maaf kepada masyarakat apabila selama proses pembangunan terjadi kepadatan lalu lintas,” ujarnya.
Maesyal juga mengimbau para pengguna jalan agar mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mengatur waktu perjalanan apabila melintasi kawasan proyek guna mengurangi kepadatan kendaraan.
Maesyal berharap rekonstruksi Jalan Gardu–Tanah Merah dapat selesai sesuai target sehingga masyarakat segera menikmati akses jalan yang lebih baik, aman, dan nyaman.(don)






