TANGERANG – Semangat kompetisi dan kreativitas pelajar mewarnai pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SD dan SMP tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026 yang digelar di Sport Center Citra Raya, Senin hingga Rabu (11-23/5/2026).
Ajang tahunan yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang itu menjadi wadah bagi ribuan siswa untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, baik di bidang olahraga maupun seni dan sastra.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Dadan Gandana mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan mencari juara. Akan tetapi bagian dari upaya membangun karakter, sportivitas, kreativitas, dan mental generasi muda Kabupaten Tangerang.
“Melalui O2SN dan FLS3N ini kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkembang sesuai potensi dan bakatnya masing-masing,” kata Dadan.
Dia melanjutkan, para pelajar peserta kegiatan bukan hanya belajar menjadi juara. Tetapi juga belajar disiplin, percaya diri, sportif, dan kreatif. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik. Melainkan juga harus mampu membentuk generasi yang unggul di bidang olahraga, seni, dan budaya.
“Kami sangat mengapresiasi semangat para siswa, guru, dan sekolah yang telah berpartisipasi,” ujarnya.
Dadan berharap, kegiatan tersebut dapat melahirkan bibit-bibit atlet dan seniman muda yang nantinya bisa membawa nama Kabupaten Tangerang ke tingkat provinsi hingga nasional.
“Harapannya ada yang bisa tembus tingkat nasional dan mendulang prestasi untuk mengharumkan Kabupaten Tangerang,” terang dia.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang sekaligus Ketua Pelaksana, Dili Windu Rezeki Sugandi menjelaskan, O2SN mempertandingkan berbagai cabang olahraga seperti pencak silat, karate, taekwondo, tenis meja, renang, atletik, bulu tangkis, bola basket, bola voli, sepak takraw, catur, senam, hingga futsal.
Sedangkan FLS3N menampilkan beragam perlombaan seni dan sastra di antaranya musik tradisional, ansambel, tari kreasi, pantomim, mendongeng, menulis cerita, ilustrasi, kriya, hingga menyanyi solo.
“Antusiasme peserta tahun ini sangat tinggi. Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus seleksi bagi siswa-siswi terbaik Kabupaten Tangerang untuk melaju ke tingkat berikutnya,” ujar Dili.
Pada jenjang SMP, Kecamatan Panongan berhasil keluar sebagai juara umum O2SN dan FLS3N. Sementara untuk jenjang SD, Kecamatan Pasar Kemis sukses meraih predikat juara umum pada kedua ajang tersebut.
Suasana kompetisi berlangsung meriah dengan dukungan guru, sekolah, dan orang tua. Semuanya memenuhi arena pertandingan maupun panggung seni selama kegiatan berlangsung.(rhl)






