TANGERANG – Program Beasiswa Tangerang Gemilang 2026 membuka peluang bagi anak-anak Kabupaten Tangerang untuk melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri. Salah satunya Siti Zahra Nur Arafah, penerima beasiswa yang mendapat kesempatan kuliah di Al-Azhar, Kairo, Mesir.
Siti Zahra merupakan warga Desa Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur. Ia mengaku tidak pernah membayangkan bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, terlebih hingga ke salah satu pusat pendidikan Islam di Kairo.
“Saya tidak bermimpi bisa melanjutkan perkuliahan. Bahkan tidak tanggung-tanggung bisa kuliah di Kairo, Al-Azhar Mesir. Itu merupakan suatu pencapaian yang luar biasa,” ujar Siti.
Kesempatan tersebut diperoleh melalui program Beasiswa Tangerang Gemilang yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat.
Pada 2026, sebanyak 1.075 mahasiswa mendapatkan fasilitasi beasiswa perguruan tinggi. Para penerima terlebih dahulu mengikuti pembekalan sebelum memulai perkuliahan di kampus masing-masing.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan program tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi dan pengetahuan sekaligus mempersiapkan masa depan.

“Mudah-mudahan anak-anak ini terus semangat untuk kuliah. Kita semua mendoakan agar 1.075 mahasiswa yang mendapatkan beasiswa ini bisa cepat menjadi sarjana,” kata Maesyal.
Menurut Siti, program Beasiswa Tangerang Gemilang memberikan kesempatan besar bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi namun tetap memiliki keinginan kuat untuk melanjutkan pendidikan.
Ia berharap jumlah penerima beasiswa terus bertambah sehingga semakin banyak anak Kabupaten Tangerang yang dapat mengejar pendidikan dan cita-cita.
“Semoga dengan program beasiswa ini makin banyak masyarakat Kabupaten Tangerang yang bisa melanjutkan cita-cita dan mimpinya untuk menjadi mahasiswa dan bisa menjadi lebih sukses di kemudian hari,” harapnya.
Pemkab Tangerang sendiri memastikan program Beasiswa Tangerang Gemilang akan terus dikembangkan. Maesyal menyebut jumlah penerima pada 2027 akan diupayakan bertambah sesuai kemampuan keuangan daerah.(rhl)






