Jambore Nasional 2026, Pramuka Tangerang Bawa Semangat Inklusivitas

Redaksi | Rachel
Jambore Nasional 2026, Pramuka Tangerang Bawa Semangat Inklusivitas

KOTA TANGERANG – Semangat inklusivitas mewarnai keberangkatan kontingen Pramuka Kota Tangerang menuju Jambore Nasional 2026. Sebanyak 32 anggota Pramuka Penggalang diberangkatkan untuk mengikuti kegiatan tersebut, termasuk dua peserta penyandang disabilitas.

Kontingen resmi dilepas Pemerintah Kota Tangerang bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tangerang di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Senin (10/8/2026).

Pelepasan 32 anggota Pramuka Kota Tangerang menuju Jambore Nasional 2026 berlangsung di Puspem Kota Tangerang, Senin (10/8/2026).
Pelepasan 32 anggota Pramuka Kota Tangerang menuju Jambore Nasional 2026 berlangsung di Puspem Kota Tangerang, Senin (10/8/2026).

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono mengatakan, seluruh persiapan kontingen telah dilakukan, mulai dari kondisi fisik peserta, logistik hingga akomodasi.

Maryono berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian Jambore Nasional dengan baik sekaligus membawa nama Kota Tangerang.

“Alhamdulillah, hari ini Kota Tangerang mengirimkan 32 kontingen, di mana di dalamnya mencakup dua orang peserta berkebutuhan khusus atau disabilitas. Kita harapkan mereka bisa menampilkan yang terbaik di ajang Jambore Nasional 2026,” ujar Maryono.

Ia juga mengingatkan peserta untuk menjaga kesehatan, disiplin dan menerapkan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka selama kegiatan berlangsung.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tangerang Suli Rosadi mengatakan, Jambore Nasional tidak hanya menjadi ajang perkemahan, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan generasi muda.

Menurutnya, kegiatan tersebut melatih peserta untuk bekerja sama, mandiri dan mampu mengelola berbagai kegiatan secara bertanggung jawab.

Suli menegaskan, keterlibatan peserta disabilitas menunjukkan bahwa gerakan Pramuka Kota Tangerang terbuka bagi seluruh generasi muda.

“Pramuka bukan organisasi pemuda biasa, melainkan organisasi kepanduan yang terbuka untuk semua. Oleh karena itu, kami memberikan kesempatan inklusif bagi adik-adik disabilitas untuk ikut serta,” kata Suli.

Keberangkatan kontingen tersebut diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi para peserta sekaligus memperkuat nilai kemandirian, persaudaraan dan kepemimpinan yang menjadi bagian penting dalam pendidikan kepramukaan.(rhl)

banner 120x600