KOTA TANGERANG – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk memperluas akses pendidikan melalui Program Sekolah Gratis, pembangunan sekolah baru, serta penambahan ruang kelas. Hal itu disampaikan saat meninjau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMKN 12 Kota Tangerang, Senin (13/7/2026).
Menurut Andra Soni, kebutuhan anak-anak untuk memperoleh pendidikan harus menjadi prioritas pemerintah.
“Kebutuhan anak-anak kita untuk sekolah harus kita fasilitasi,” tegas Andra Soni.
SMKN 12 Kota Tangerang mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027 dan menjadi sekolah kejuruan pertama di wilayah Ciledug dan Larangan. Sekolah tersebut memiliki dua program keahlian, yakni Manajemen Logistik dan Bisnis Digital yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri.

Andra mengatakan pembangunan sekolah masih akan dilanjutkan. Pemprov Banten akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tangerang untuk menambah rombongan belajar (rombel) mengingat tingginya kebutuhan pendidikan di kawasan Ciledug dan Larangan yang merupakan wilayah padat penduduk.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang dinilai berjalan baik dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Selain itu, Andra menegaskan Program Sekolah Gratis akan terus diperluas. Pada tahun 2026, program tersebut juga mencakup madrasah aliyah swasta dengan kuota sebanyak 10.000 siswa.
“Program Sekolah Gratis diluncurkan karena kita sadar membangun sekolah itu memerlukan waktu, lahan, dan biaya yang tidak sedikit. Anak-anak tidak boleh menunggu sampai sekolah dibangun,” katanya.
Usai meninjau SMKN 12 Kota Tangerang, Andra Soni melanjutkan kunjungan ke SMAN 12 Kota Tangerang untuk memantau pelaksanaan MPLS.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Jamaluddin, memastikan pelaksanaan MPLS di seluruh sekolah berjalan lancar. Ia menegaskan tidak boleh ada praktik perpeloncoan selama kegiatan berlangsung.
“MPLS itu bagaimana memperkenalkan sekolah, para guru, dan belajar efektif. Intinya suasana santai, menyenangkan, dan anak termotivasi untuk ke depan belajar lebih baik,” ujar Jamaluddin.
Kepala SMAN 12 Kota Tangerang, Nunung Nurjanah, menambahkan sebanyak 329 siswa baru mengikuti MPLS. Materi yang diberikan meliputi Tujuh Kebiasaan Anak Hebat, Wawasan Wiyata Mandala, dan kepemimpinan untuk membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan sekolah.(rhl)






