JAKARTA – PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) mulai melaksanakan pekerjaan rekonstruksi perkerasan dan pemeliharaan Scraping, Filling, and Overlay (SFO) di Ruas Tol Jakarta–Tangerang pada 1–7 Juni 2026. Pekerjaan dilakukan di sejumlah titik mulai KM 9 hingga KM 21 arah Jakarta maupun Tangerang, termasuk akses Off Ramp Kebon Jeruk, guna menjaga kualitas jalan sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan, JMTM mengerahkan sejumlah tim khusus yang terdiri dari 3 tim rekonstruksi, 1 tim SFO, 3–4 tim patching hotmix, 2 tim coldmix, serta 1 tim pengecatan guardrail.
Pada pekerjaan SFO di Jalur A dan Jalur B, JMTM akan melakukan penanganan sepanjang 1.870 meter dengan kebutuhan material hotmix mencapai 1.206 ton. Pekerjaan tersebut tersebar di 16 titik yang berada pada KM 9 hingga KM 21.
Sementara itu, pekerjaan rekonstruksi perkerasan akan dilakukan di Jalur A, Jalur B, dan akses jalan dengan total panjang penanganan mencapai 415 meter. Kegiatan tersebut mencakup penggantian 83 slab beton pada 13 titik pekerjaan yang tersebar di KM 9 hingga KM 21 serta area Off Ramp Kebon Jeruk.
JMTM menyatakan seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan mengutamakan aspek keselamatan kerja dan mitigasi risiko. Pelaksanaan proyek juga dilakukan melalui koordinasi bersama berbagai pemangku kepentingan, antara lain RO 2, Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) Area Jakarta–Tangerang dan Dalam Kota, Patroli Jalan Raya (PJR) wilayah Jakarta–Tangerang, Marga Lingkar Jakarta (MLJ), Marga Mandalasakti (MMS), badan usaha jalan tol terkait, serta Polres Metro Jakarta Barat.
Selama masa pekerjaan, JMTM mengoptimalkan pemanfaatan bahu jalan sebagai jalur pengalihan arus kendaraan. Selain itu, rekayasa lalu lintas berupa contraflow telah disiapkan dan akan diberlakukan secara situasional menyesuaikan kondisi lalu lintas di lapangan.
Pengamanan area kerja dilakukan melalui pemasangan rambu-rambu sesuai standar, traffic cone, warning light, serta penempatan personel K3 dan flagman di setiap titik pekerjaan.
Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Maintenance, Suchandra P. Hutabarat, mengatakan kegiatan pemeliharaan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan tol dan memenuhi Standar Pelayanan Minimal.
“Pemeliharaan jalan tol secara berkala merupakan wujud komitmen kami dalam menjaga pemenuhan Standar Pelayanan Minimal. Kami telah menyiapkan berbagai strategi mitigasi untuk meminimalkan dampak terhadap lalu lintas selama pekerjaan berlangsung,” ujar Suchandra.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan pekerjaan serta meminta maaf atas potensi ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna jalan selama proses pemeliharaan berlangsung.
Melalui kegiatan pemeliharaan rutin ini, JMTM berharap dapat terus meningkatkan kualitas infrastruktur jalan tol, mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, serta menghadirkan pengalaman berkendara yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan.(red/jay)






