CISOKA – Pemkab Tangerang tak main-main soal peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan. Kini, lewat Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) mulai rekonstruksi Jambatan Nyompok Girang, Desa Carenang, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang.
Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang Iwan Firmansah mengatakan, rekonstruksi jembatan sudah mulai dikerjakan sejak Agustus lalu. Kata dia, pembangunan menjadi bagian dari upaya pemerintah memulihkan akses masyarakat yang sempat terganggu akibat banjir.
Iwan memaparkan, pembangunan jembatan bukan soal infrastruktur fisik. Tetapi, kata dia, menghubungkan dan mempercepat konektivitas antar wilayah antar pusat ekonomi masyarakat.
“Pembangunan Jembatan Nyompok Girang bukan sekadar membangun jembatan, tetapi menghubungkan kembali harapan masyarakat yang pernah terputus akibat banjir,” katanya.
Kata Iwan, rekonstruksi Jembatan Nyompok Girang diharapkan mampu mengembalikan konektivitas masyarakat seperti sebelumnya. Di mana, jembatan ini menghubungkan akses warga dari Jalan Megu Cisoka ke Carenang dan Solear.
“Dari sini, dari Desa Carenang, kita membangun kembali konektivitas, membuka akses dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Jembatan Nyompok Girang memiliki panjang 30 meter dengan lebar 7 meter. Infrastruktur tersebut juga dilengkapi oprit pada kedua sisi, masing-masing sepanjang 20 meter.(*)





