SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memperkuat langkah mitigasi dan kesiapsiagaan menyusul status Level III (Siaga) Gunung Anak Krakatau. Meski demikian, aktivitas wisata di kawasan Pantai Anyer dan Carita tetap berlangsung normal dan ramai dikunjungi wisatawan.
Pemprov Banten melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), BMKG, serta pemerintah kabupaten/kota untuk memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Langkah mitigasi dilakukan dengan memperkuat sistem pemantauan, penyebaran informasi kepada masyarakat, serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, termasuk kemungkinan dampak sekunder yang dapat ditimbulkan akibat aktivitas vulkanik.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat dan wisatawan agar tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, serta selalu mengikuti informasi resmi dari instansi berwenang.
Selain itu, wisatawan diminta tetap mematuhi aturan keselamatan dan tidak mendekati kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya di sekitar Gunung Anak Krakatau.
Pemprov Banten memastikan kondisi destinasi wisata di Anyer dan Carita tetap aman untuk dikunjungi selama masyarakat mematuhi imbauan serta mengikuti perkembangan informasi resmi dari pemerintah.(rhl)






