Pemkab Tangerang Siapkan Rp750 Juta untuk Lanjutkan Penataan Hutan Bambu Cisoka

Redaksi | Rachel
Pemkab Tangerang Siapkan Rp750 Juta untuk Lanjutkan Penataan Hutan Bambu Cisoka
Rapat Dengar Pendapat membahas kelanjutan penataan Hutan Bambu di Desa Bojong Loa, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Rabu (2/9/2026).

TANGERANG – Pemkab Tangerang menyiapkan tambahan anggaran sebesar Rp750 juta melalui APBD Perubahan untuk melanjutkan penataan Hutan Bambu di Desa Bojong Loa, Kecamatan Cisoka.

Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang Erwin Mawandy mengatakan, tambahan anggaran tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menyelesaikan penataan kawasan yang dirancang sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) berbasis eduwisata.

Hal itu disampaikan Erwin dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang dan aktivis Anri Saputra Situmeang, Rabu (2/9/2026).

Menurut Erwin, kebutuhan anggaran untuk menuntaskan kawasan tersebut sesuai master plan diperkirakan mencapai Rp5 miliar.

“Untuk bisa sempurna sesuai dengan master plan, paling tidak kebutuhan kami di antara Rp5 miliar,” ungkap Erwin.

Ia mengatakan, apabila anggaran tersebut mendapat persetujuan Badan Anggaran (Banggar) dalam pembahasan APBD, pihaknya optimistis RTH tersebut dapat mulai dinikmati masyarakat sebagai kawasan eduwisata pada awal 2028.

Erwin menjelaskan, lahan seluas sekitar 6.000 meter persegi tersebut sebelumnya diplot untuk pembangunan Terminal Tipe C.

Namun, setelah dilakukan peninjauan, kondisi tanah berupa rawa dengan kedalaman sekitar 2 hingga 3 meter, disertai semak dan sampah, membuat rencana pembangunan terminal dinilai tidak efektif.

Pemkab Tangerang kemudian mengalihkan pemanfaatan lahan menjadi RTH berbasis eduwisata.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat menjelaskan, anggaran sekitar Rp1,8 miliar pada 2025 tidak seluruhnya digunakan untuk penanaman bambu.

Menurutnya, sebagian besar anggaran digunakan untuk pematangan lahan, pengurugan rawa dan pembuatan saluran air karena kondisi awal lahan belum siap untuk pembangunan hutan bambu.

Ujat juga menyebut sebagian bibit bambu di area tengah mengalami kematian. Namun, area tersebut disebut masih dalam tahap uji coba dan pembibitannya terus dipantau.

Pemkab Tangerang menegaskan kawasan tersebut tetap mendapatkan pemeliharaan, meski hasil penataan di lapangan belum sepenuhnya optimal akibat cuaca buruk dan anomali iklim.(rhl)

banner 120x600