Wagub Dimyati Dorong FASI Jadi Wadah Pembinaan Generasi Muda Banten

Redaksi | Rachel
Wagub Dimyati Dorong FASI Jadi Wadah Pembinaan Generasi Muda Banten
Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah saat menghadiri Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) XIII di Halaman Masjid Raya Al-Bantani, KP3B Curug, Kota Serang, Rabu (30/9/2026).

SERANG – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mendorong Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) XIII menjadi wadah pembinaan generasi muda sekaligus memperkuat kecintaan anak-anak terhadap masjid dan Al-Qur’an.

Hal itu disampaikan Dimyati saat menghadiri FASI XIII di Halaman Masjid Raya Al-Bantani, KP3B Curug, Kota Serang, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangkaian HUT ke-26 Provinsi Banten sekaligus Milad ke-49 Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI).

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah bersama jajaran pengurus BKPRMI saat menghadiri Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) XIII di Kota Serang, Rabu (30/9/2026).
Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah bersama jajaran pengurus BKPRMI saat menghadiri Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) XIII di Kota Serang, Rabu (30/9/2026).

Menurut Dimyati, FASI tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga ruang silaturahmi dan pembinaan spiritual bagi anak-anak. Ia menilai masjid memiliki peran penting sebagai pusat edukasi dan pembinaan masyarakat.

“Kita ingin anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang saleh dan salehah. Apalagi kegiatannya berpusat di masjid yang memang berfungsi sebagai pusat pembinaan umat. Saya melihat potensi organisasi BKPRMI ini sangat baik untuk terus digerakkan,” ujar Dimyati.

Ia berharap kegiatan positif seperti FASI dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan berbagai pihak.

Selain menjadi sarana pembinaan anak, kegiatan tersebut juga dinilai dapat mempererat silaturahmi antara anak-anak, remaja, orang tua, dan para guru.

Ketua BKPRMI Provinsi Banten Fahmi Hakim mengatakan, FASI merupakan salah satu program organisasi dalam membina anak sejak usia dini.

Pembinaan tersebut mencakup jenjang Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (TKA), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), hingga tingkat sekolah menengah pertama (SMP).

Sejumlah perlombaan digelar dalam FASI XIII, di antaranya tahfiz Al-Qur’an, mewarnai, azan, penceramah cilik, dan cerdas cermat.

“Melalui FASI, BKPRMI berkomitmen menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi penerus yang berakhlak mulia dan dekat dengan Al-Qur’an,” ungkap Fahmi.

Ketua DPP BKPRMI Nanang Mubarok mengatakan, FASI merupakan kompetisi berjenjang yang dimulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten/kota hingga provinsi.

Menyambut usia ke-50 BKPRMI, Nanang juga menyampaikan wacana agar Provinsi Banten dapat menjadi tuan rumah FASI tingkat nasional pada tahun depan.

“Banten memiliki modal sosial dan basis masyarakat yang sangat mendukung. Kami berharap pembinaan remaja masjid ini terus diperkuat guna membangun sumber daya manusia yang tangguh, berakhlak mulia, dan berjiwa Qurani,” kata Nanang.(rhl)

banner 120x600