JAKARTA – Tim Provinsi Banten memanfaatkan Lomba Senam Kreasi Nasional 2026 sebagai ajang mempromosikan wastra daerah melalui kostum bermotif kearifan dan tradisi lokal.
Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengatakan, Banten mengirimkan dua tim dalam lomba yang digelar di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jalan HR Rasuna Said No. 10B, Jakarta, Rabu (23/9/2026).
“Provinsi Banten mengirimkan dua tim. Ini bukan sekadar ajang kompetisi tapi juga kontribusi baik,” kata Tinawati usai menghadiri pembukaan Lomba Senam Kreasi Nasional 2026.
Ia mengatakan, kostum yang dikenakan tim senam Banten menampilkan ciri khas daerah. Salah satunya melalui wastra Banten berupa batik bermotif tapak kebo serta pernik dan aksesori khas Banten.
“Lomba ini juga menjadi ajang memperkenalkan wastra Provinsi Banten berupa batik motifnya tapak kebo serta pernik aksesori khas Provinsi Banten,” ujarnya.
Tinawati berharap para peserta dapat tampil maksimal dan menunjukkan semangat selama mengikuti kompetisi.
“Tetap semangat, tunjukkan yang terbaik,” pesannya.
Menurut Tinawati, Lomba Senam Kreasi Nasional 2026 mengusung tema “Perempuan Bugar, Keluarga Sejahtera, Menuju Indonesia Emas 2045.”
Tema tersebut, kata dia, menekankan pentingnya perempuan untuk tetap sehat dan berdaya serta memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan masyarakat.

“Bagaimana perempuan bisa bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat lingkungan sekitarnya. Bagaimana pun perempuan adalah kekuatan,” tambahnya.
Ketua Persatuan Wanita Olahraga (PERWOSI) Provinsi Banten Aan Muawanah mengatakan, dua tim Banten dalam lomba tersebut diwakili PERWOSI Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang.
Untuk musik pengiring, peserta menggunakan musik yang telah ditentukan panitia.
“Penilaian pada kekompakan, kreativitas gerakan, teknik dan kebugaran, serta kostum,” kata Aan.
Lomba Senam Kreasi Nasional 2026 diikuti 32 tim. Kegiatan tersebut didukung TP PKK Pusat, PERWOSI, dan Seruni (Solidaritas Perempuan untuk Indonesia) Kabinet Merah Putih.(rhl)






