TIGARAKSA – Tandon Sudirman di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, yang dibangun untuk mengurangi risiko genangan dan banjir, kini progres pembangunannya mencapai 80,12 persen.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang Iwan Firmansah mengatakan, tandon tersebut disiapkan untuk mengurangi risiko banjir di Desa Pasir Nangka dan Kelurahan Tigaraksa.
Tandon dirancang sebagai tempat penampungan limpasan air hujan sebelum dialirkan ke sistem drainase.
“ Tandon ini nantinya diharapkan dapat menahan sebagian limpasan sebelum masuk ke sistem drainase. Prinsipnya air hujan yang datang kita kelola dan tampung terlebih dahulu. Ini bisa mengurangi genangan dan risiko banjir di wilayah sekitar tandon,” kata Iwan.
Berdasarkan data DBMSDA, Tandon Sudirman memiliki volume tampungan sekitar 28.526 meter kubik, dengan luas penampang basah mencapai 6.001,564 meter persegi.

Kedalaman tandon berada di kisaran 4,5 hingga 5 meter. Tandon juga dilengkapi jalur inspeksi dan pedestrian yang mengelilingi area tampungan.
Selain fungsi pengendalian air, kawasan Tandon Sudirman dirancang memiliki fungsi tambahan sebagai ruang terbuka hijau dan ruang aktivitas masyarakat.
Jalur pedestrian dan jogging track di sekitar tandon nantinya dapat dimanfaatkan warga untuk berolahraga maupun melakukan aktivitas di ruang terbuka.
“Jadi fungsi utamanya tetap sebagai bagian dari pengendalian air. Tetapi kawasan ini juga kita arahkan agar mempunyai manfaat lingkungan dan sosial bagi masyarakat. Pembangunan Tandon Sudirman saat ini tercatat telah mencapai 80,12 persen,” jelas Iwan.(rhl)






