Staf Bupati Tangerang Sebut Data Provinsi Banten Soal Kawasan Kumuh di Tangerang Keliru dan Ilusi

Kab.Tangerang, News58 Dilihat

BARAYANEWS.com- Staf Bupati Tangerang Sukmajaya mengatakan data Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Provinsi Banten yang menempatkan Kabupaten Tangerang nomor 2 kawasan kumuh keliru dan ilusi.

Baca Juga ;

Waduh! Kabupaten Tangerang Masuk Kawasan Kumuh Nomor Dua di Banten

“Saya kira ada kekeliruan. Kondisi terkini dan visualisasinya menjadi ilusi. Data Provinsi Banten harusnya secara visual itu bukan di Tangerang,” ujar Sukmajaya kepada barayanews.com, Rabu (20/8/2025).

Ungkap Sukma, sedikitnya 1000 rumah kumuh dibangun oleh Pemkab Tangerang setiap tahun.

“Saya keliling Kabupaten Tangerang. secara visual di lapangan seperti Ketapang, Margamulya, dan wilayah Utara lainnya memang masih banyak tapi jumlahnya saya rasa enggak sampai segitu,” tandasnya.

Sebelumya diberikan, Kabupaten Tangerang masuk kawasan kumuh nomor dua di Provinsi Banten.

Hal itu terungkap dari data yang dikeluarkan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Provinsi Banten Rachmat Sugianto.

Ia menyebut, sebanyak 483.875 jiwa penduduk di Provinsi Banten tinggal di kawasan kumuh.

Posisi tertinggi yakni Kabupaten Lebak dengan kawasan kumuh 1.233,98 hektare dengan jumlah penduduk terdampak mencapai 215.110 jiwa.

Disusul Kabupaten Tangerang dengan 845,56 hektare dan 189.840 jiwa, serta Kabupaten Serang 252,75 hektare dengan 40.809 jiwa.

Sementara itu, Kabupaten Pandeglang memiliki kawasan kumuh seluas 110,69 hektare, Kota Serang 71,48 hektare, Kota Cilegon 22,41 hektare, dan Kota Tangerang Selatan 8,68 hektare. (one/red)