TANGERANG – Ribuan masyarakat memadati sejumlah ruas jalan di Kota Tangerang untuk menyaksikan Kirab Budaya dan Ruwat Bumi dalam rangka Sijet Tjie Thien Ta Sen Bio ke-43, Minggu (27/9/2026).
Sebanyak 90 joli suci, yakni tandu tempat menempatkan patung dewa-dewi, diarak berkeliling kota dalam tradisi yang digelar setiap tujuh tahun sekali.

Pendiri Vihara Dhama Budhi Bhakti, Benny Susanto, mengatakan kirab kali ini diikuti joli suci dari berbagai vihara dan klenteng, termasuk dari luar Kota Tangerang.
Peserta datang dari sejumlah daerah seperti Jakarta, Bogor, Karawang, Sukabumi, Semarang hingga Palembang.
“Sudah beberapa hari terakhir ini, kami memeriahkan ulang tahun vihara yang identik dengan Dewa Sun Goh Kong di Kota Tangerang ini. Adapun kirab budaya dan ruwat bumi ini acara puncaknya dengan mengarak joli suci yang tadi sudah disaksikan bersama,” ujar Benny.
Menurut Benny, kirab budaya dan ruwat bumi menjadi salah satu tradisi yang telah dinantikan masyarakat karena hanya diselenggarakan setiap tujuh tahun sekali.
Antusiasme masyarakat terlihat dari ribuan warga yang memadati jalanan untuk menyaksikan prosesi tersebut.
“Antusiasnya luar biasa, ribuan orang tumpah ruah memadati jalanan kota dari ujung ke ujung ingin menyaksikan kirab tujuh tahun sekali ini. Semoga bisa terus dilestarikan sekaligus memberikan berkah bagi kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang,” katanya.
Target Datangkan Joli dari Luar Negeri
Pihak Vihara Dhama Budhi Bhakti Kota Tangerang berharap pelaksanaan kirab tujuh tahun mendatang dapat semakin berkembang.
Benny mengatakan, pihaknya menargetkan dapat mendatangkan joli dari berbagai negara tetangga untuk memeriahkan kegiatan tersebut.
Selain menjadi tradisi keagamaan dan budaya, kirab dinilai memiliki potensi untuk memperkenalkan kekayaan budaya peranakan Tionghoa sebagai bagian dari daya tarik wisata budaya Kota Tangerang.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang Boyke Urif Hermawan mengatakan kirab berlangsung meriah dengan puluhan usung-usungan joli serta berbagai kesenian budaya yang turut diarak keliling kota.
“Kirab berjalan sangat meriah, puluhan usung-usungan joli dan kesenian budaya juga diarak mengelilingi kota disaksikan langsung ribuan pasang mata pengunjung yang berdatangan tidak hanya dari dalam kota bahkan luar Kota Tangerang,” pungkas Boyke.(rhl)






