Sukses Tangani Gizi Buruk, Tine Al Muktabar Terapkan Dapur PKK Pagerbatu di Provinsi Banten

oleh -48 Dilihat
Photo : Istimewa

Barayanews.com | Banten,- Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten Tine Al Muktabar mengatakan keberhasilan dapur PKK di Kelurahan Pagerbatu dalam menangani anak stunting dan gizi buruk akan menjadi projek percontohan penerapannya ke seluruh Dapur PKK di Provinsi Banten. Baik dalam asupan gizi, pemberian makanan, pendampingan kader hingga edukasi dan kesadaran masyarakat terhadap stunting.

Hal tersebut diungkapkan Tine dalam sambutannya pada acara penguatan kelembagaan PKK dan Posyandu dalam pemenuhan makanan bergizi bagi anak di Kampung Selagunung Kelurahan Pagerbatu Kecamatan Majasari Kabupaten Pandeglang, Kamis (14/12/2023).

Keberhasilan Dapur PKK Kelurahan Pagerbatu ini dilihat dari perkembangan anak yang semula terdapat 75 anak mengalami gizi buruk dan gizi kurang hingga saat ini seluruhnya mengalami peningkatan berat badan dan secara keseluruhan sudah mengalami gizi baik serta perkembangan itu diperkuat dengan peninjauan langsung ke rumah-rumah masyarakat.

“Program dari TP PKK Pusat ini sebuah role model yang dijalani hampir 3 bulan. Perkembangannya luar biasa ini adalah kolaborasi giat yg kompak dari seluruh aktivitas kader PKK dan Posyandu,” ungkap Tine.

“Proses pemberian makanan 2 kali sehari, mulai dari masak, pengiriman, pendampingan pemberiannya berjalan sangat baik, sehingga membuahkan hasil yang maksimal,” sambung Tine.

Ditambahkan Tine, TP PKK Provinsi Banten selain berfokus pada penanganan dan pencegahan stunting, yang menjadi fokus pihaknya yaitu munculnya stunting baru pada masyarakat. Hal yang dilakukan pihaknya yaitu TP PKK se Provinsi Banten berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Banten serta bersinergi dengan para kader Posyandu dalam memberikan bantuan makanan bergizi, edukasi berkelanjutan, pendampingan dan memonitor ibu hamil dan menyusui sehingga dapat menjadikan Banten zero stunting dan zero gizi buruk.

Baca Juga :  9 Hari Menuju Pemilu, Pj Bupati Tangerang Minta ASN Jaga Netralitas dan Kondusivitas Wilayah

“Selain itu, target kita agar masyarakat tidak melahirkan anak stunting atau menumbuhkan stunting baru, kita giat mendeteksi dini anak-anak yang tidak ada kenaikan berat badan”, tambah Tine.

Hal senada juga dikatakan Staf Ahli Tim Penggerak PKK Pusat Suwadiono dari hasil monitor di lapangan, Keberhasilan program di Kelurahan Pagerbatu ini salah satunya yaitu peran, partipasi dan program kader TP PKK dan kader Posyandu yang terintegrasi.

“Dari hasil monitoring kami, nilai-nilai positif suksesnya program ini yaitu peran serta partisipasi kader TP PKK terintegrasi dengan kader Posyandu. Kita berupaya akan mengaplikasikan ke seluruh kader TP PKK dan Posyandu se Indonesia,” ungkapnya.

Di lokasi yang sama, salah satu masyarakat Kelurahan Pagerbatu penerima bantuan dan pendampingan Ibu Siti Mumu mengatakan selama lebih dari 2 bulan berjalannya Dapur PKK ini anaknya yang berusia 1 tahun 3 bulan mengalami peningkatan berat badan. Diakui dirinya Dapur PKK dan Kader TP PKK memberikan bantuan makanan 1 hari 2 kali dengan setiap harinya bervariasi dan lengkap

“Alhamdulillah, anak saya Siti Alfa Nur Almira mengalami kenaikan berat badan. Berat badan anak saya tadinya 8,8 Kilogram sekarang mengalami peningkatan lebih dari 9 kilogram,” ungkapnya.

“Menu-menu yang diberikan sangat bervariasi, beragam, 4 sehat 5 sempurna. Ada ikan, sayuran, buah-buahan, susu setiap hari lengkap,” sambungnya.

Pada kesempatan ini juga Siti Mumu mengucapkan terima kasih kepada seluruh TP PKK baik tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten, Kecamatan hingga Kelurahan/Desa yang telah memberikan bantuan dan pendampingan kepada dirinya dan masyarakat Kelurahan Pagerbatu, pelaksanaan program dan bantuan ini sangat bermanfaat dan sangat tepat sasaran.

“Kami mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada semua yang telah membantu kami masyarakat Pagerbatu program dari pusat ini sangat membantu dan bermanfaat,” sambungnya.(rill/jay)