Darul Quran Alkarim Wassunnah-Indonesia menyelenggarakan program Camp Quran Tajul Waqar pertama kali di Indonesia berlokasi di Puncak, Bogor, dimulai sejak Kamis (3/7/2025) hingga Selasa (8/7/2024).
Bagi kebanyakan orang Indonesia, frasa Tajul Waqar sangat asing di telinga mereka. Karena itu, perlu untuk memahami apa itu Tajul Waqar.
Taaj artinya mahkota, sedangkan waqaar berarti kemuliaan atau kehormatan. Dengan demikian, Taaj al-Waqaar artinya mahkota kemuliaan.
Istilah Tajul Waqar ini sesuai dengan sabda Rasulullah berikut:
“Mahkota kehormatan (Taaj al-Waqaar) akan dipakaikan di kepalanya (ahlul Quran) dan kedua ibu bapanya akan diberi perhiasan yang tidak bisa dinilai oleh penduduk dunia. Lalu keduanya bertanya, ‘Mengapa kami diberi perhiasan seperti ini?’ Allah menjawab, ‘Kerana anak kamu mempelajari al-Quran?’” (HR. Ahmad)
Kemudian, istilah Tajul Waqar ini menginspirasi para penghafal Quran untuk mencetak generasi Al-Quran di Gaza, Palestina.
Program Tajul Waqar
Di Gaza, program Tajul Waqar mulai dikenal pada tahun 2000-an, yakni sebuah program menghafal Al-Quran dengan cara intensif dalam super camp dengan bimbingan para masyayikh hafiz/hafizah Al-Quran.
Ada beberapa alasan mengapa program ini sangat digencarkan di Gaza, Palestina. Beberapa di antaranya ialah:
1. Menjaga tradisi Rasulullah dan para sahabat dalam menjaga kitab Allah.
2. Mengupayakan agar setiap rumah di Gaza memiliki penghafal Al-Quran.
3. Sebagai bentuk perlawanan terhadap musuh-musuh Allah yang menistakan Al-Quran dan sunnah.
Di Gaza, camp Tajul Waqar ini berlangsung selama 60 hari atau 2 bulan. Sebagai pengisi masa liburan musim panas.
Sementara di Turki, camp Tajul Waqar biasanya digelar selama 40 hari atau satu bulan sepuluh hari.
Target camp ini ialah, setor hafalan 30 juz Al-Quran dalam satu kali duduk. Peserta dinyatakan berhasil jika telah menyetorkan 30 juz dalam sekali duduk.
Semangat positif ini menular ke Indonesia. Kini, camp Tajul Waqar telah hadir di Indonesia di bawah naungan Darul Quran Alkarim Wassunnah-Indonesia.