ACEH TIMUR-, Mahasiswa STIK-PTIK Lemdiklat Polri Angkatan 83 WPS melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di wilayah hukum Polres Aceh Timur, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi pembelajaran lapangan. Sekaligus bentuk kehadiran Polri dan kepedulian sosial terhadap masyarakat.
Perwira Pendamping, Kombes Pol Firdaus mengatakan, pengabdian masyarakat dilaksanakan dalam beberapa bentuk kegiatan. Di antaranya trauma healing bagi personel Polres Aceh Timur dan para relawan yang terlibat dalam penanganan situasi pascabencana.
Selain itu, mahasiswa juga menggelar pengobatan gratis dan trauma healing untuk para santri Pondok Pesantren Dayah Najul Huda yang diasuh oleh Tgk. Syaifuddin di Desa Paya Bili Sa, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur.
“Serta menyerahkan bantuan berupa Al-Qur’an, buku, alat tulis, dan paket perlengkapan salat kepada santri,” ujar Firdaus.
Firdaus menambahkan, kegiatan itu merupakan bagian dari pembentukan karakter kepemimpinan yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pengabdian masyarakat, lanjut dia, menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaktualisasikan nilai-nilai kepemimpinan yang berorientasi pada empati dan kepedulian sosial.
“Polri harus hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam misi kemanusiaan,” kata dia.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa STIK-PTIK, Iptu Andi Fayet Sanusi mengatakan, kegiatan itu menjadi pengalaman berharga dalam memahami langsung kebutuhan masyarakat di lapangan.
Dia melanjutkan, mahasiswi berkeinginan untuk memberikan kontribusi nyata, baik melalui layanan kesehatan maupun dukungan moral dan spiritual.
“Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat dan semangat bagi masyarakat,” ujarnya.
Pernyataan senada disampaikan Iptu Naufal Rachmatullah. Menurutnya, kegiatan trauma healing dan bantuan kepada pesantren menjadi bentuk kepedulian terhadap pemulihan psikologis dan penguatan nilai keagamaan.
Dia berharap kegiatan pengabdian masyarakat itu dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Sekaligus menjadi bekal bagi kami dalam menjalankan tugas ke depan,” tandasnya.






