Banten  

Bank Banten Tumbuh 32,7 Persen, Gubernur Andra Soni Dorong Penguatan Kinerja

Gubernur Banten Andra Soni menerima kunjungan kerja Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen.Photo : istimewa

Banten | Barayanews.com — Gubernur Banten Andra Soni menerima kunjungan kerja Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Friderica Widyasari Dewi, di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Senin (19/1/2026). Pertemuan membahas  sinergi program literasi keuangan untuk mendorong ekonomi daerah.

Gubernur Andra Soni menegaskan komitmennya agar Bank Banten terus tumbuh menjadi bank daerah yang sehat, produktif, dan membanggakan masyarakat Banten. Ia meminta OJK terus memberikan pendampingan dan pengawasan yang ketat namun konstruktif.

Photo : Istimewa

“Saat ini Bank Banten tumbuh sesuai harapan. Kami berharap OJK terus membina dan mengawal agar Bank Banten bertransformasi dari sekadar identitas menuju produktivitas yang berkualitas,” ujar Andra Soni.

Kepala OJK Provinsi Banten, Adi, memaparkan kinerja Bank Banten menunjukkan tren positif. Aset bank tercatat tumbuh dari Rp7,551 triliun menjadi Rp10,022 triliun atau naik Rp2,471 triliun (32,7 persen). Laba juga telah mencatatkan angka positif sebesar Rp1,3 miliar.

“Dengan potensi masuknya tiga Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) kabupaten/kota, kinerja Bank Banten diproyeksikan akan semakin kuat,” jelas Adi.

Sejalan dengan itu, Gubernur Andra Soni menyampaikan pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten tahun 2025 berada di zona positif dengan inflasi yang terkendali. Realisasi investasi bahkan melampaui target, mencapai Rp130,2 triliun dan menempatkan Banten di posisi empat besar nasional tujuan investasi.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur juga memaparkan percepatan pembangunan infrastruktur melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera yang pada 2025 merealisasikan pembangunan jalan desa di 61 titik, satu unit jembatan, serta jalan lingkungan sepanjang 440 kilometer. Selain itu, pembangunan SDM diperkuat melalui program Sekolah Gratis yang bekerja sama dengan 801 sekolah swasta.

Dukungan terhadap program nasional juga disampaikan melalui implementasi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar 3,5 juta penerima manfaat dengan dukungan 1.172 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), melibatkan Koperasi Merah Putih untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan.

Anggota DK OJK Friderica Widyasari Dewi mengapresiasi langkah Pemprov Banten dan menilai pertemuan tersebut sangat produktif. OJK dan Pemprov Banten sepakat memperkuat kolaborasi literasi keuangan hingga desa dan pondok pesantren guna mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Kami bersemangat berkolaborasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk memberantas pinjaman ilegal dan memperkuat sistem keuangan desa,” pungkas Friderica.(red/jay)

banner 120x600