Rapat Koordinasi TPPS Kota Tangerang: Penurunan Stunting Berjalan Sangat Baik, Prevalensi Capai 11,8 Persen

oleh -38 Dilihat

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus menunjukkan komitmen dalam upaya menurunkan kasus stunting di Kota Tangerang. Dipimpin secara langsung oleh Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin, Pemkot Tangerang baru saja menyelesaikan Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Tangerang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang, Jatmiko menuturkan, rapat koordinasi ini merupakan upaya menindaklanjuti hasil lokakarya yang sebelumnya telah digelar di setiap kecamatan. Berdasarkan informasi terbaru yang disampaikan, penurunan stunting di Kota Tangerang telah berjalan dengan kriteria penilaian sangat baik. Hal ini ditandai dengan angka prevalensi stunting yang sudah mencapai 11,8 persen, melampaui target yang telah ditentukan secara nasional, yakni 14 persen.

“Rapat ini bertujuan untuk membahas masalah-masalah terkait tantangan penurunan stunting hasil dari lokakarya yang sebelumnya telah dilakukan di setiap kecamatan. Sehingga, melalui rapat ini kita bisa menentukan langkah-langkah kedepannya untuk mempercepat proses penurunan stunting di Kota Tangerang,” ujar Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang, Jatmiko, Kamis, (9/11/23).

Ia melanjutkan, rapat koordinasi ini juga mengundang seluruh lapisan masyarakat yang terkait dengan kinerja penurunan stunting di Kota Tangerang. Mulai dari Tim TPPS, Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah), PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga), Dharma Wanita, Kader Posyandu, tenaga kesehatan, sampai perusahaan-perusahaan yang selama bermitra dalam proses penurunan stunting di Kota Tangerang.

“Kedepannya, kita akan terus melakukan pendataan, monitoring lapangan, memberikan intervensi penanganan, serta terus menjalain sinergitas dengan berbagai OPD terkait untuk menjalankan proses penurunan stunting berjalan optimal,” jelasnya.

Selain itu, Tim TPPS Kota Tangerang dalam kesempatan ini juga memberikan penghargaan apresiasi kepada individu, kelompok masyarakat, sampai perusahaan yang selama ini telah berkontribusi aktif mempercepat proses penurunan stunting melalui inovasi-inovasi yang telah dilakukan.

Baca Juga :  Sambal Yen’s Asal Kota Tangerang, Produk Tradisional Tampilan Modern

“Harapannya, rapat koordinasi ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat luas menjadi lebih aktif untuk bersama-sama menurunkan kasus stunting, mengingat partisipasi ini menjadi kunci suksesnya penurunan stunting di Kota Tangerang,” pungkasnya. (mts)